Jumat, 22 Mei 2009

Puisi

HARAP TAK HINGGAP



Ingin ... kubiarkan angin menerpa ...
Dingin ... kurasakan angin menyapa ...
Harap tak ‘kan hinggap
Kalap ... tak membimbingku dalam gelap

Riuh ... kuberteduh dalam gaduh
Rapuh tempat kuberpijak mengeluh

Telah kupapah harap yang enggan hinggap
Meratap keinginan yang tak berkenan
Ya ... sempat kumengaduh
Namun bercucuran peluh

Tak henti kumerintih
Dan terus berjalan tertatih-tatih
Namun tetap pedih
Rasa ini makin perih

Badai ambisi membawaku pergi
Meniti hari agar berperi
Menata harap yang mungkin ‘kan hinggap
Kembali ...
Dalam dekap yang tak pengap
Oleh hangat yang membuat berat

Inginku ... harap kudapat
Walau terlambat kutambat

Pengorbanan kujadikan obat
Dalam hidup yang begitu singkat
Aku ingin bertaubat
Sebelum qiyamat.



Mekarsari, Mei 2008

Tidak ada komentar:

Posting Komentar