UPACARA ADAT PELEPASAN SISWA KELAS VI
SD NEGERI 1 MEKARSARI
SD NEGERI 1 MEKARSARI
(Kamis, 18 Juni 2009)
LATAR BELAKANG
Dalam kurikulum berbasis kompetensi yang kita kenal dengan sebutan KBK, pada mata pelajaran Kerajinan Tangan dan Kesenian ada sub bidang studi yaitu Seni Tari. Sub Bidang Studi Seni Tari ini kurang diminati oleh siswa, penyebab utamanya adalah banyak guru yang kurang berminat atau tidak mampu memberikan pembelajaran Seni Tari ini, yang berimbas kepada siswa juga. Selain itu, kurangnya fasilitas pendukung untuk keperluan pembelajaran Seni Tari ini.
Demi tercapainya target yang ingin dicapai dalam pembelajaran Seni Tari dan sebagai bagian dari program akhir tahun SD Negeri 1 Mekarsari, maka muncullah ide untuk membentuk sebuah pagelaran upacara adat yang dikolaborasikan dengan kegiatan pelepasan siswa kelas VI tahun pelajaran 2008/2009
Demi tercapainya target yang ingin dicapai dalam pembelajaran Seni Tari dan sebagai bagian dari program akhir tahun SD Negeri 1 Mekarsari, maka muncullah ide untuk membentuk sebuah pagelaran upacara adat yang dikolaborasikan dengan kegiatan pelepasan siswa kelas VI tahun pelajaran 2008/2009
TUJUAN
Tujuan digelarnya/dipentaskannya Upacara Adat Pelepasan Siswa Kelas VI ini adalah :
- Memotivasi siswa dalam berlatih dan berkesenian terutama seni tari daerah;
- Membina dan meningkatkan rasa percaya diri pada siswa dalam berkesenian;
- Menumbuhkan aktivitas dan kreativitas siswa;
- Sebagai arena penyaluran bakat, minat dan kemampuan dalam berkesenian;
- Sebagai apresiasi siswa dan guru SD Negeri 1 Mekarsari Kecamatan Sajira dalam berkesenian terutama kesenian daerah.
PERSONIL/PENDUKUNG KEGIATAN
A. Petugas Inti :- Narator 1 orang
- Lengser 1 orang
- Gulang-gulang 2 orang
- Pembawa Umbul-umbul (Putra) 8 orang
- Dayang-dayang (Penari Putri) 8 orang
- Pembawa Payung (Putra) 1 orang
- Pembawa Baki (Pandel & Ijazah) 2 orang
- Pengantin 2 orang
B. Petugas Tambahan :
- Pemutar Kaset/Sound System
- Penata Laku
- Penata Kostum
PERALATAN
A. Musik/Gamelan- Rekaman hasil penggabungan beberapa kaset degung dipadukan dengan kaset “kawih barudak” dan kendang “dabling”;
- Narator dan wejangan/nasehat dengan iringan suling.
B. Kostum
- Mahkota “siger”, kalung, sabuk penari dibuat dari kertas karton dilapisi kertas metalik emas (buat sendiri)
- Selendang
- Kain batik
- Kebaya/Jubah Wisuda
C. Assesoris
- Umbul-umbul (tongkat bambu & kain umbul-umbul)
- Tempurung kelapa dilapisi kertas metalik emas untuk Bokor
- Tombak buatan yang dilapisi kertas metalik emas
- Perisai (anyaman bambu yang dilapisi kertas metalik)
- Payung
TAHAPAN-TAHAPAN KEGIATAN
A. Tahap Pelatihan (Gerakan Dasar) (10 x pertemuan)- Diawali dengan materi dasar-dasar tari (gerakan kepala, gerakan tangan, gerakan kaki dan dipadukan ketiganya) untuk olah tubuh dan kelenturan selama 3 – 5 kali pertemuan (seluruh personil);
- Gerakan dasar tari (putri) yang diarahkan pada
- Gerakan berjalan dengan membawa “bokor bunga”;
- Gerakan hormat “sungkem”;
- Gerakan menabur bunga sambil berjalan;
- Gerakan memainkan selendang.
- Gerakan dasar tari (putra) untuk umbul-umbul :
- Gerakan berjalan membawa umbul-umbul;
- Gerakan kaki melangkah tegak;
- Gerakan kombinasi.
- Gerakan dasar tari (putra) untuk lengser :
- Gerakan pencak silat dasar;
- Gerakan “ketuk tilu” ekspresi bebas.
- Gerakan kombinasi untuk mengarahkan kegiatan.
- Gerakan personil lain disesuaikan dengan kebutuhan.
B. Tahap Pelatihan (dengan iringan musik) (10 x pertemuan)
- Untuk menyesuaikan gerakan tari dengan musik dan penataan letak penari;
- Latihan gabungan (semua personil)
- Latihan konsentrasi dan koordinasi gerak tubuh untuk memudahkan penyesuaian gerakan dengan musik;
C. Tahap Persiapan Pementasan
- Mempersiapkan bahan-bahan perlengkapan;
- Kertas manila
- Kertas metalik emas
- Bambu
- Tempurung
- Kain
- Lem
- Membuat perlengkapan assesoris penari;
- Mengeset kostum, assesoris dengan personil kegiatan upacara adat;
- Penataan ulang (gladi kotor).
- Koordinasi dengan pengarah acara, penata musik dan personil kegiatan upacara adat;
- Gladi bersih.
D. Tahap Pemetasan
- Pengaturan tempat duduk penonton/tamu;
- Mengecek sound system/kaset (iringan musik gamelan), kendang;
- Mengecek kostum yang sudah digunakan personil;
- Memotivasi siswa personil upacara adat;
- Pementasan.
NAMA-NAMA PERSONIL UPACARA ADAT
A. Lengser- Ricky farhana Albar Kelas V
B. Pembawa Umbul-umbul
- Bukhari alfarisi
- Iman Wahyudin
- Muhammad Nur
- M. Rusnaedi
- Astahudin
- Mustopa
- Manda Maulana
- Noval Kurniawan
- Sri Wahyuni
- Neng Dhea Lestari
- Neng Sri Ayuni
- Iin Mutmainah
- Arnisah
- Nurasiah
- Dewi Kelara
- Siti Aminah Lestari
- Kamaludin
- Ahmad Jaliludin
- Andi
- Istia Nabilla Aulia
- Nabila Adzani
- Sri Nurhayati
- Abdul Rohman
- Bpk. Alimin
- Bpk. Patoni
KENDALA-KENDALA
- Tidak memiliki peralatan gamelan;
- Sulitnya mendapat kostum penari yang murah/tepat.
PEMECAHANNYA
- Dengan merekam beberapa musik instrumen (gamelan degung) yang sesuai dengan karakter upacara adat dipadukan dengan rekaman kecapi suling dan rekaman kaset kawih barudak;
- Kostum membuat sendiri dari bahan-bahan sederhana dan dibuat semirip mungkin untuk membantu penampilan siswa.
Mekarsari, 18 Juni 2009
Pelatih/Penyusun,
AGUS FIRDAUS, S. Pd.
NIP. 19700812 199603 1 004
Mengetahui :
Kepala SDN 1 Mekarsari Sajira,
Drs. JAHIDIN
NIP. 19520812 197402 1 005
Pelatih/Penyusun,
AGUS FIRDAUS, S. Pd.
NIP. 19700812 199603 1 004
Mengetahui :
Kepala SDN 1 Mekarsari Sajira,
Drs. JAHIDIN
NIP. 19520812 197402 1 005
boleh juga tuh blognya,bagi ilmunya dong pak agus.........
BalasHapusTeruskan perjuanganmu, jangan sampai berhenti dan jangan lupa anak didik merupakan titipan Allah juga pada kita agar dididik dan dibina dengan baik dengan penuh tanggung jawab.
BalasHapusBaik teman aku salut padamu